indokliknews.com

Situs Media Informasi Aktual, Akurat, Terkini dan Inspiratif

Dadi Pardilah Qosim Caleg DPRD Kab Tasik Dapil 2 Suara Terbanyak Ke 2 dari Nanang Romli Petahana, Peluang Besar Lolos Jadi Anggota DPRD

Dadi Pardilah Qosim Caleg DPRD Kab Tasik Dapil 2 Suara Terbanyak Ke 2 dari Nanang Romli Petahana, Peluang Besar Lolos Jadi Anggota DPRD

Smallest Font
Largest Font

INDOKLIKNEWS.COM,Tasikmalaya – Dadi Pardilah Qosim Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Tasikmalaya PDI Perjuangan nomor urut 4 Daerah Pemilihan II (Dapil II) mempunyai peluang besar akan lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Hal tersebut dilihat dari jumlah perolehan hasil suara sementara, rekapitulasi rapat pleno dari 6 Kecamatan di wilayah Dapil II Kabupaten Tasikmalaya,Dadi Pardilah Qosim meraih suara terbanyak ke -2, setelah Nanang Romli SI.P Petahana caleg nomor urut 1. Dan diprediksikan PDI-P akan meraih 2 kursi Anggota DPRD.

Jumlah perolehan suara partai dan masing-masing Caleg hasil rekapitulasi rapat pleno dari Dapil 2 yang meliputi  Kecamatan Leuwisari, Padakembang, Sukaratu, Cisayong, Sukahening dan Rajapolah yaitu:

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, sekitar 5.242 suara
1. Nanang Romli, S.IP, sekitar 14.895 suara
2. Yuli Febriyanti, S.H, sekitar 1.017 suara
3. K.H. Dede Saepul Anwar, sekitar 2.997 suara
4. Dadi Pardilah Qosim, sekitar 5.321 suara
5. Kirana Dhea Syifa, sekitar 5.169 suara
6. Imas Krisnawati, S.Pd, sekitar 2.276 suara
7. Evelin Aprilianti, sekitar 972 suara

Caleg DPRD Kabupaten Tasikmalaya nomor urut 4 itu, merupakan pengusaha sukses asal Desa Kudadepa Kecamatan Sukahening dan dikenal oleh sebagian masyarakat sering melakukan kegiatan sosial, seperti menyiapkan mobil Ambulans untuk membantu masyarakat, khitanan gratis dan memfasilitasi tempat untuk ibu-ibu senam.

“Kegiatan khitanan dan ambulans itu sudah berjalan dari beberapa tahun yang lalu, semenjak ibu meninggal dunia,” ungkap Dadi Pardilah Qosim kepada awak media beberapa waktu yang lalu, saat ditemui di rumahnya.

“Memiliki niat menyiapkan mobil ambulans, karena padasaat itu ibu saya dari jam 1 siang sampai jam 5 sore menunggu ambulans susah. Biar lah saya saja yang menjadi korban, dengan susahnya ambulans,” sambung Dadi menceritakan pengalaman pahit yang dialami oleh orang tuanya.

Dari situ, terang dia, mungkin keberkahan dari Almarhum waktu meninggal dunia, saya menyiapkan mobil ambulans untuk masyarakat.

“Intinya membuat program itu diluar dari pencalonan, dan masalah khitanan sudah berjalan, bahkan panitianya juga orang luar dari partai PDI Perjuangan, tidak ada unsur buat politik,” papar Dadi.

“Berawal karena kasihan sama ibu-ibu yang senam di pinggir jalan, sehingga ditarik lah ke warung saya dan instrukturnya juga dari saya, serta anak-anak yatim yang ingin mondok di Pesantren Insyaallah sama saya. Itu semuanya sudah berjalan sebelum saya mencalonkan,” tamabhnya.

Dadi menjelaskan, untuk program kedepannya Jamkesda Alhamdulillah dari kantor DPC membantu kepda saya.

Motivasi mencolonkan adalah, kalau seandainya jadi amal ibadah untuk saya, buat keluarga dan manfaat untuk masyarakat dalam perjalanan ini, baik tenaga, waktu, fikiran, dan sedikit ekonomi saya ridho,” tuturnya.

Lebih lanjut Caleg dari partai PDI Perjuangan ini menegaskan, kalau seandainya perjalanan ini mudharat buat saya dan keluarga, karena saya tidak mau tadinya juga jadi Dewan, tapi kalau jadi wakil rakyat saya siap. pungkasnya.(Anton)**

Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren
admin Author

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow